-

Mengulas Tentang Jumlah Kalori Saat Diet yang Harus Anda Ketahui

Advertisement
kalori diet

Seorang wanita rata-rata perlu makan sekitar 2.000 kalori per hari untuk mempertahankan tubuhnya dan 1500 kalori untuk kehilangan satu pon berat per minggu. Seorang pria rata-rata membutuhkan 2500 kalori untuk dipelihara, dan 2000 kehilangan satu pon berat per minggu. Namun hal ini tergantung pada banyak faktor. Ini termasuk usia, tinggi badan, berat badan saat ini, tingkat aktivitas, kesehatan metabolik dan beberapa lainnya. Sedangkan untuk jumlah kalori makanan untuk diet dapat Anda ketahui melalui beberapa ulasan dibawah berikut.

Kalori adalah satuan yang mengukur energi. Kalori biasanya digunakan untuk mengukur kandungan energi makanan dan minuman. Untuk menurunkan berat badan, Anda harus makan lebih sedikit kalori jika memang Anda berencana ingin menurunkan berat badan Anda. Sangat disarankan untuk menggunakan penghitung kalori setidaknya selama beberapa hari, untuk melihat berapa banyak kalori, karbohidrat, protein, lemak, serat, vitamin dan mineral yang benar-benar Anda makan.

Untuk Anda yang sedang berdiet dan Anda memenuhi kebutuhan kalori yang dibutuhkan untuk diet, maka Anda pun melihat perubahan dalam menurunkan berat badan seperti: 

1. Makan lebih banyak protein dapat mengurangi nafsu makan, memotong ketagihan hingga 60% dan meningkatkan jumlah kalori yang Anda bakar. Ketika datang untuk menurunkan berat badan, protein adalah raja nutrisi.
2. Hindari minuman manis dan jus buah, karena Anda harus menghilangkan kalori gula cair dari diet Anda, termasuk soda, jus buah, susu coklat, dan minuman lain yang mengandung gula.
3. Hindari makan malam. Karena saat malam dalam tubuh akan bekerja, sehingga jika Anda mengkonsumsi makanan, maka hal ini akan menggagalkan diet Anda.

Makanan adalah aspek yang paling bagi tubuh untuk menambah asupan gizi, nutrisi dan karbohidratnya. Namun jika Anda mengkonsumsi makanan yang tidak tepat, tentunya hal ini akan menggemukkan tubuh Anda dan menggagalkan diet Anda. Untuk alasan ini, minum soda bergula tidak membuat otak Anda secara otomatis mengkompensasi. Minuman bergula sangat terkait dengan peningkatan resiko obesitas, dengan satu studi pada anak-anak menunjukkan peningkatan resiko 60% untuk setiap porsi harian minuman manis.

Previous
Next Post »