-

7 Kesalahan Yang Sering Dilakukan Solo Traveler

Advertisement
Saat melakukan solo traveling hal yang akan langsung terbesit di kepala adalah petualangan dan berhasil mendobrak zona nyaman. Dari dua hal itulah kemudian menjadi sebuah pencapaian serta tujuan utama seseorang untuk melakukan solo traveling.

Sepulangnya dari solo traveling, pasti akan ada sebuah kepuasan batin tersendiri. Tak hanya itu, karena ada banyak hal lain yang akan diperoleh selama melakukan solo traveling, antara lain pengalaman tak terlupakan yang bisa dibagi, memperluas jaringan pertemanan, hingga menemukan berbagai kesalahan selama perjalanan dan menjadikannya pelajaran berharga.

solo traveller
Foto : Shutterstock


Nah, apa sih kesalahan yang sering dilakukan para solo traveler? Berikut daftar kesalahan yang harus kamu hindari kalau ingin solo traveling nanti.

1. Bawa barang yang berlebihan

Ini dia kesalahan yang paling sering terjadi di kalangan solo traveler. Memang, jalan sendirian itu membuat kita insecure dan merasa was-was setiap saat. Jadi, kalau bisa semua mau dibawa.

Tapi, kamu harus ingat dong kalau bawa barang yang berlebihan artinya tas atau koper kamu akan berukuran lebih besar dari yang seharusnya. Hasil akhirnya, segala mobilitas kamu akan terhambat dan bisa dengan mudah menarik perhatian orang sekitar.

Cukup bawa satu tas ransel berukuran sedang dan bawa berbagai benda secukupnya. Buatlah perkiraan jika ada benda yang sekiranya bisa dibeli di kota tujuan, ya tidak perlu membawanya dari rumah. Misal, seperti sabun, sampo, lotion, atau sandal jepit.

2. Tidak menjadi pribadi yang terbuka

Adalah hal yang wajar kalau selama pergi sendirian kita akan merasa was-was. Apalagi dengan orang yang baru dikenal. Pasti akan lebih mudah merasa curiga dan waspada setiap saat.

Tapi, kenyataannya, menutup diri seperti itu juga akan menutup kemungkinan untuk mendapatkan pertolongan di saat darurat.

Setidaknya, cobalah untuk menyapa dan senyum pada sesama solo traveler di jalan maupun para traveler lain yang sedang berkumpul di hostel atau di tempat wisata. Jika demikian, selain bisa mendapat kesempatan meluaskan koneksi, kamu juga bisa memperoleh informasi penting dari para traveler yang lebih berpengalaman.

3. Pergi ke tempat sepi dan jauh dari ruang publik

Pernah terpikir kalau tempat sepi bisa memperkecil kemungkinan tindakan kejahatan? Wah, salah besar. Malahan, tempat yang jauh dari keramaian bisa jadi tempat leluasa bagi mereka yang berniat tidak baik.

Sebisa mungkin, selalu berada di ruang publik di mana semua orang bisa melihat dan juga memberi pertolongan apabila terjadi sesuatu. Kalau memang sangat terpaksa harus melewati rute yang sepi itu, usahakan agar melewatinya pada siang hari dan di jam rush hour.

4. Datang ke destinasi setelah matahari terbenam

Setelah matahari terbenam, biasanya suasana yang ada di sebuah kota akan lebih sepi dan terasa kurang aman. Namun, semua kembali lagi pada kotanya, apabila ramai selama 24 jam juga tetap saja lebih baik tiba di siang hari.

Apalagi, di malam hari kebanyakan transportasi umum sudah tidak beroperasi dan hanya tinggal ada taksi. Itu pun biasanya dipatok dengan harga yang mahal dan tidak sesuai apabila gaya traveling kamu adalah budget traveling.

Ditambah pula dengan kenyataan kalau berada di tempat asing saat malam hari akan sulit sekali untuk mengidentifikasi dan mencari jalan. Atur jadwal sebaik mungkin agar tiba di destinasi saat masih siaang untuk memudahkan perjalanan. 

5. Pergi tanpa travel insurance

Asuransi sangat penting untuk menjamin kesehatan selama perjalanan. Bisa dibilang, ini adalah pegangan utama  kamu ketika melakukan perjalanan seorang diri. Asuransi perjalanan dapat meng-cover pembatalan tiket, penundaan keberangkatan, kebutuhan medis yang mendesak, kecelakaan, dan sebagainya.

Jangan lupa untuk menyimpan kartu asuransi beserta salinannya di tempat yang aman selama perjalanan. Pastikan juga untuk menyimpan scan kartu asuransi di dalam email. 

6. Meninggalkan kartu kredit 


Mesin ATM memang tersebar di seluruh penjuru dunia. Namun, ada kalanya kartu debit tidak dapat digunakan untuk menarik uang di beberapa tempat. Di sinilah peran penting kartu kredit. Selain dapat digunakan untuk keadaan darurat, kartu kredit juga memberikan banyak kelebihan seperti potongan harga serta promo lainnya.

7. Tidak membuat perencanaan baik


Ini adalah poin terakhir namun tidak boleh dilupakan. Membuat perencanaan yang baik akan memberikan hasil yang baik selama perjalanan kamu ke depannya. Lihat juga poin-poin di atas ketika menyusun rencana perjalanan solo traveling kamu. Bingung ingin membuat perencanaan yang seperti apa ?

Pertama, kamu bisa mengawalinya dengan melihat cek harga hotel. Kamu bisa dengan mudah menemukan hotel online murah di Reservasi.com. Buat jadwal yang sesuai dengan destinasi kamu. Terakhir, tentukan berapa lama kamu akan melakukan solo traveling.

Saat solo traveling nanti, sebisa mungkin hindari tujuh kesalahan tersebut di atas, ya. Have a safe trip!

Previous
Next Post »