-

Fakta Penting Perkembangan Janin di Trimester Pertama

Advertisement
Awal kehidupan dimulai dari terjadinya pertemuan sel sperma dan sel telur yang kemudian menjadi zigot dan akan terus berkembang di dalam rahim. Hal ini kita kenal dengan kehamilan. Ketika kehamilan mulai terdeteksi akan banyak gejala yang dialami oleh ibu hamil. Mulai dari mual - mual sampai muntah. Dikarenakan hal ini biasanya berat badan sang ibu hamil menurun dan menyebabkan kondisi janin melemah. Tentu hal ini sangat berbahaya. Janin trimester pertama adalah janin dalam rahim yang berumur kurang lebih tiga bulan atau tiga belas mingguan. Pada tahap ini seringkali kesehatan janin menurun dikarenakan ketidaktahuan sang ibu dan kurang perhatian. Mendeteksi kehamilan sejak dini sangatlah diperlukan apalagi selama masa janin trimester utama ini. Selain itu kesehatan seorang ibu saat awal hamil juga harus segera diidentifikasi. Hal ini akan membantu mencegah hal - hal yang kurang diinginkan pada masa yang akan datang. Dengan memeriksakan lebih awal maka jika diketahui ada hal - hal yang tidak cocok dengan sang ibu bisa segera dihindari. Dimana hal ini tidak akan mengganggu baik janin atau pun sang ibu.

Kebanyakan orang sudah tahu bahwa kehamilan terdiri dari trimester pertama, trimester kedua, dan trimester terakhir. Seperti yang sudah diajarkan di pelajaran Biologi, peran paling penting dalam perkembangan janin terjadi di 3 bulan pertama, di mana janin mulai mengembangkan organ-organ pentingnya. Tapi tahukah Anda tentang bagaimana perkembangan janin tersebut dari minggu ke minggu?

Pembahasan yang akan di ulas pada artikel ini diantaranya :

Apa saja yang terjadi pada janin di Trimester Pertama

apa saja yang terjadi di trimester pertama

Supaya Anda lebih mengerti tentang apa yang terjadi di trimester awal, perhatikan hal berikut ini:
  1. Minggu 1-4 sel telur dibuahi sperma, membentuk zigot dan terus membelah hingga menjadi embrio.
  2. Minggu ke-5, cairan ketuban terbentuk mengelilingi embrio. Cikal bakal otak tumbuh. Demikian pula dengan tulang, saraf, kuku, dll.
  3. Minggu ke-6, embrio berbentuk seperti berudu. Organ (hati, jantung, dll.) mulai terbentuk. Usus yang terbentuk menghubungkan janin dengan ibu.
  4. Minggu ke-7, bilik kanan dan kiri jantung berkembang dan berdetak.
  5. Minggu ke-8, fungsi jantung sudah normal, wajah mulai terbentuk.
  6. Minggu ke-9, embrio sudah berbentuk bayi, dan tangan aktif bergerak.
  7. Minggu ke-10, seluruh organ dan kaki tangan sudah terbentuk meski belum sempurna. Plasenta berfungsi.
  8. Minggu ke-11, janin 2 kali lebih besar, organ makin kompleks, kuku dan rambut muncul, menendang.
  9. Minggu ke-12, bentuk detail janin makin jelas, otak berkembang.
  10. Minggu ke-13, refleks berkembang, respons ketika disentuh.
Sementara janin berkembang, ibu yang hamil pun mengalami perubahan fisik, seperti:
  • - Payudara semakin sensitif dan membesar.
  • - Sering buang air kecil.
  • - Tubuh membutuhkan kalori dan protein lebih banyak.
  • - Mual, muntah karena hormon berubah. 
  • - Pencernaan dan indra perasa makin sensitif.
  • - Persendian makin melunak.
  • - Berat badan semakin bertambah.
  • - Rahim membesar.
  • - Pembuluh darah tertekan sehingga kaki dan tangan hangat.

Dari uraian di atas, Anda bisa melihat sendiri bahwa trimester pertama sangat menentukan kondisi janin. Ketika ada gangguan, janin bisa cacat, perkembangan terhambat, maupun keguguran. Wanita di saat ini wajib menjaga makan dan aktivitas. Mengkonsumsi susu hamil seperti Lactamil sangat diperlukan agar nutrisi bagi ibu dan janin tercapai, demikian juga dengan istirahat dan relaksasi.

4 Cara Menjaga Kehamilan Agar Bisa Melewati Trimester Pertama

cara menjaga kehamilan di trimester pertama

Kehamilan pada trimester awal adalah saat yang sangat penting karena di saat inilah organ-organ penting janin mulai berkembang. Karena posisinya yang sangat penting inilah, periode ini juga memiliki banyak sekali resiko. Di antaranya kemungkinan keguguran yang sangat besar. Bahkan banyak wanita yang mungkin saja tidak sadar dirinya sudah hamil, dan tahu-tahu mengalami keguguran.

Resiko ini bisa terjadi karena masa trimester utama adalah masa di mana tubuh wanita menyesuaikan diri dengan adanya janin yang tumbuh di dalamnya. Janin ini dianggap sebagai “benda asing” oleh tubuh, dan karena itulah, penyesuaian fisik bisa menyebabkan banyak efek samping yang tidak menyenangkan bagi ibu hamil. Mulai dari mual dan muntah, sakit kepala, sampai dengan kelelahan yang luar biasa.

Karena resiko yang sangat besar inilah, Anda yang sedang berada di masa-masa rawan ini sebaiknya menjaga kandungan dengan cara berikut:

1. Asupan gizi cukup 

Anda wajib untuk mengkonsumsi makanan dan minuman bernutrisi meski tidak berselera makan. Ini demi daya tahan Anda dan janin. Paling tidak, minumlah susu untuk ibu hamil seperti Lactamil Pregnansis, sehingga Anda mendapatkan nutrisi yang lengkap.

2. Rutin periksa dan konsultasi ke dokter

Rajinlah pergi ke dokter untuk mengawasi perkembangan janin di dalam tubuh. Anda juga bisa berkonsultasi untuk mengatasi efek samping negatif yang dialami.

3. Mengelola stress

Stress berlebihan bisa memberikan efek buruk pada tubuh, yang ujung-ujungnya bisa menyebabkan keguguran atau masalah kesehatan. Suami wajib mendampingi, ada waktu untuk relaksasi, dan harus ada support keluarga.

4. Rutin aktivitas tapi juga istirahat

Daripada tertekan karena bosan berbaring atau di rumah, ibu hamil sebaiknya beraktivitas seperti biasa. Tentu saja dengan istirahat yang banyak dan pekerjaan yang lebih ringan.


Karena masa awal ini adalah pondasi yang penting untuk kedua pihak, maka keempat aktivitas tersebut wajib untuk Anda lakukan sehingga perkembangan anak berjalan lancar. Lakukan ini, dan masa trimester awal Anda akan berlangsung dengan lancar dan Anda serta janin bisa melewatinya dengan selamat. Pada tahapan berikutnya, kandungan biasanya sudah lebih stabil dan ibu sudah merasa lebih baik.

mungkin artikel tentang mengenal ciri ciri kehamilan bayi perempuan atau laki-laki? bisa anda ketahui bagaimana tanda tanda nya agar Anda bisa mempersiapkan segala sesuatunya.

Jenis Makanan yang Direkomendasikan untuk Ibu Hamil Trimester Pertama

jenis makanan di trimester pertama

Ketika anda dinyatakan positif hamil oleh dokter, tentu anda merasa senang sekali bukan? Sebagai calon orang tua, pasti saja anda akan segera mengambil keputusan untuk membuat sebuah program sehat agar janin yang dikandungnya terlahir dengan normal dan cerdas. Salah satu program yang mungkin bisa anda ambil adalah memperhatikan asupan makanan sehat. Berikut ini merupakan jenis makanan yang direkomendasikan bagi anda.

1. Jenis sayuran hijau

Bagi ibu hamil khususnya yang usia kandungannya masih menginjak trimester utama, sangat dianjurkan pula untuk lebih memperbanyak mengkonsumsi sayuran berdaun hijau. Sayuran seperti sawi, bayam, brokoli, selada, kangkung, merupakan sekian dari banyaknya sayuran berdaun hijau yang sangat baik ibu konsumsi ketika sedang hamil.

2. Jenis seafood tertentu

Karena pada dasarnya ibu yang tengah hamil tidak begitu diperbolehkan mengkonsumsi jenis daging-dagingan yang berlemak, untuk lebih sehatnya ada baiknya jika ibu memilih makanan dari olahan seafood. Hampir semua seafood mengandung protein yang sangat baik bagi tumbuh kembang janin. Salah satu jenis seafood yang diperbolehkan diantaranya adalah udang, tuna, cakalang, sarden, salmon, dsb.

3. Jenis buah-buahan bervitamin

Hampir semua buah-buahan sangat direkomendasikan dikonsumsi bagi ibu yang sedang hamil. Karena buah-buahan juga mengandung cukup vitamin dan serat yang cukup banyak. Jadi jika ibu saat ini tengah hamil, sebaiknya ibu juga cukup mengkosnusmi buah-buahan. Jenis buah-buahan yang direkomendasikan adalah pisang, alpukat, apel, jeruk, pir, kurma, dsb.

4. Jenis sereal

Jenis makanan yang aman dan dianjurkan dikonsumsi bagi ibu hamil adalah sereal. Biasanya didalam sebuah produk kemasan sereal sudah terdapat berbagai komposisi jenis kacang-kacangan yang memiliki kandungan serat cukup banyak. Seperti yang kita ketahui jika serat juga sangat dibutuhkan ibu hamil agar terhindar dari gangguan pencernaan seperti sembelit, dll.

5. Jenis produk olahan susu

Masa kehamilan yang baru saja menginjak trimester awal biasanya akan menjadi sebuah masa sulit. Pasalnya pada waktu itulah ibu akan mengalami kontraksi hebat, mulai dari mual, berkurangnya napsu makan, dll. Jika ibu mengalami hal tersebut, sebaiknya ibu tetap selalu memperhatikan jumlah asupan yang dibutuhkan tubuh dan untuk memenuhinya ibu dapat mengkonsumsi jenis produk olahan susu seperti Lactamil.

Selain itu pada masa ini bayi atau janin sangat membutuhkan gizi yang cukup. Padahal selama awal kehamilan ibubhamil sangat susah makan karena mual yang mereka rasakan. Walaupun tidak semua namun hal ini sangat umum dirasakan oleh ibu hamil. Karenya ibu hamil harus tetap memaksakan diri untuk makan demi kebaikan dan kebutuhan sang janin. Masa ini tidak berlalu cukup lama walaupun demikian sebaiknya hal ini diatasi secepat mungkin. Dengan memberikan beberapa makanan yang menyegarkan misalnya. 

Jika cara ini tidak berhasil maka mengonsumsi susu untuk ibu hamil sangatlah diperlukan. Salah satu susu yang paling tepat adalah susu lactamil pregnancy. Sesuai dengan namanya susu ini memang khusus untum ibu hamil. Dilengkapi dengan gizi - gizi yang dibutuhkan ibu hamil dan janin trimester utama seperti asam folat, DHA, kalsium dan protein sampai berbagai vitamin. Dengan cara ini ibu hamil dan janinnya akan lebih.mudah mendapatkan energi. Selain itu susu lactamil juga tersedia dalam beberapa varian rasa yang akan membantu menambah nafsu makan sang ibu. Gizi merupakan hal penting yang tidak bisa dilepaskan dari janin trimester pertama.
Previous
Next Post »